Tips Memilih Meja Kerja yang Nyaman untuk WFH

tips memilih meja kerja yang nyaman untuk WFH

Last Updated on: 13th February 2024, 09:42 pm

Suatu hari ada obrolan seru di grup remote work, tentang kursi kerja yang harganya hingga puluhan juta. Sebagian merasa investasi pada properti tersebut sia-sia, namun sebagian lagi berargumen, jika berinvestasi pada properti bekerja yang tepat, tidak semata demi gaya-gayaan; namun lebih kepada kesehatan.

Sedikit memang yang menyadari jika berinvestasi pada perlengkapan bekerja yang tepat, tidak hanya membantu proses bekerja kita lebih efisien, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan jangka panjang.

Kesalahan dalam memilih perangkat kerja saat bekerja di rumah atau di kantor dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal. Dilansir dari halam Siloam Hospital, muskuloskeletal merupakan sistem tubuh yang terdiri dari sendi, tulang, sarat, otot, dan jaringan ikat. Keberadaan sistem ini membantu tubuh bergerak dan beraktivitas dengan lebih mudah.

Aktivitas berulang yang melibatkan mendorong, mengangkut, membawa benda berat, mengoperasikan mesin bergetar, dan postur tubuh yang salah dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal. Aktivitas ini membebani sistem muskuloskeletal, sehingga meningkatkan risiko cedera dan kerusakan.

Kerja dari rumah dan risiko gangguan ergonomi

Salah satu kelebihan bekerja dari rumah adalah fleksibilitas; kita bisa bebas bekerja kapan saja dan dimana saja. Namun kemudahan bekerja “dimana saja” ini jika tidak hati-hati malah bisa mengakibatkan risiko kesehatan. Misalnya:

  1. Risiko postur tubuh; Di kantor, meja dan kursi kerja umumnya dirancang secara ergonomis untuk mendukung postur tubuh yang baik. Tapi di rumah, kita mungkin akan menggunakan meja makan, kursi sofa, atau tempat tidur untuk bekerja. Furnitur-furnitur tersebut sebetulnya tidak dirancang dirancang untuk bekerja atau digunakan dalam jangka panjang. Sehingga kesalahan penggunaan dapat mengakibatkan postur tubuh yang buruk.
  2. Meningkatnya risiko MSD; Kurangnya pengaturan ergonomis di rumah dapat meningkatkan risiko MSD seperti sakit leher, sakit punggung, dan carpal tunnel syndrome. Bekerja di rumah juga membuat kita cenderung terpaku pada kursi dan mengabaikan kebiasaan bergerak seperti berjalan kaki atau beraktivitas di luar ruangan.
  3. Mengganggu sirkulasi darah; Meja kerja yang menyulitkan kita untuk bergerak dengan mudah dapat menyebabkan sirkulasi darah yang buruk danmeningkatkan risiko MSD. Meja kerja yang ideal harus memungkinkan kita untuk mengubah posisi duduk dengan mudah dan sering.

Bagi pekerja rumahan, memiliki ruang kerja yang nyaman dan ergonomis sangatlah penting. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas. Teman-teman dapat mendesain ruang kerja ergonomis dengan cara memilh meja dan kursi yang adjustable, menggunakan monitor eksternal, serta keyboard dan mouse yang ergonomis.

tips memilih meja kerja yang nyaman untuk WFH
Meja kerja yang nyaman untuk WFH harus memudahkan kita bergerak dengan bebas
(sumber gambar: dekoruma.com)

Cara memilih meja kerja yang nyaman untuk WFH

Saya sangat setuju saat seorang teman remote berkata jika dia berani berinvestasi pada kursi dan meja beberapa puluh juta jika itu bisa membantunya bekerja dengan lebih baik. Apalagi jika kita akan mengunakan kedua furnitur tersebut untuk jangka waktu yang lama setiap hari.

Saya masih ingat dengan jelas bagaimana Ibu dulu harus menjalani operasi karena kesalahan posisi tubuh saat bekerja. Beliau membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemulihan. Dan dimasa pemulihan tersebut tidak ada yang bisa Beliau kerjakan.

Hal seperti ini tentu sangat merugikan bagi seorang freelancer. Karena kesehatan dan waktu termasuk “modal” utama bagi seorang freelancer.

Jadi, bagaimana sebaiknya kita memilih meja dan kursi yang tepat untuk bekerja dari rumah?

Berikut beberapa ide dari para ahli:

  1. Kursi: Kursi yang baik, haruslah kursi yang mampu menopang tulang belakang. Akan lebih baik jika ketinggian kursi juga dapat disesuaikan sehingga kaki bisa bertumpu pada lantai, dan paha sejajar dengan lantai. Jika menungkinkan, teman-teman juga bisa memilih kursi dengan sandaran tangan. Pilihlah sandaran lengan yang lembut, dan bisa membantu teman-teman meletakkan siku dekat dengan tubuh dan bahu rileks.
  2. Meja: Saat memilih meja, pastikan ada cukup ruang untuk kaki. Sebaiknya jangan menggunakan bagian ini untuk untuk tempat penyimpanan barang, sehingga sulit untuk duduk dengan postur tubuh yang baik. Jika mungkin, pilihlah meja yang dapat di atur ketinggiannya. Namun jika memilih menggunakan meja statis, siasati dengan meletakkan papan atau balok sebagai penyangga kaki. Jika meja yang ada saat ini memiliki tepi keras siasati dengan memberikan bantalan. Alternatif lain, gunakan kursi yang memiliki sandaran untuk menyangga tangan saat bekerja. Pelindung ini penting untuk mencegah contact stress yang biasanya terjadi pada pergelangan tangan jika kita bertumpu atau bergesekan dengan permukaan keras dalam jangka waktu yang lama.

Pilihlah meja kerja dengan banyak ruang penyimpanan. Ruang penyimpanan yang cukup dapat membantu menjaga meja kerja tetap rapi dan teratur. Keperluan kerja yang rapi dan teratur akan memabntu teman-teman menghemat energi untuk mencari kelak jika membutuhkan nanti.

tips memilih meja kerja yang nyaman untuk WFH
Meja kerja dengan rak, selain menambah estetika juga menghemat ruangan
(sumber gambar: dekoruma.com)

Bonus tips untuk menciptakan ruang kerja ergonomis di rumah

1. Ukuran ruangan

  • Ukurlah ruangan yang akan digunakan untuk WFH.
  • Pertimbangkan space yang tersedia untuk meja kerja, kursi, dan perlengkapan lainnya.
  • Pilihlah meja kerja dengan ukuran yang sesuai dengan space yang tersedia.

2. Kebutuhan dan preferensi pribadi:

  • Tinggi badan: Pilihlah meja kerja dengan ketinggian yang sesuai dengan tinggi badan. Meja kerja yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan sakit punggung dan leher.
  • Gaya kerja: Pertimbangkan gaya kerja teman-teman. Jika jenis pekerjaan teman-teman mengharuskan lebih banyak berdiri dibanding duduk, meja pendek setinggi pinggang, tentu kurang nyaman. Sebaiknya jika lebih butuh pekerjaan administrasi, meja tinggi tentu membuat teman-teman cepat lelah. Pertimbangkan juga apakah teman-teman butuh banyak ruang untuk meletakkan laptop, dokumen, dan peralatan lainnya.
  • Penggunaan Komputer: Jika sering menggunakan komputer, pilihlah meja kerja dengan permukaan yang cukup luas untuk menampung laptop, monitor, dan keyboard.

3. Budget:

  • Tetapkan budget yang realistis untuk pembelian meja kerja.
  • Pertimbangkan kualitas dan ketahanan meja kerja. Meja kerja yang berkualitas tinggi akan lebih tahan lama dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

4. Baca reviu online:

  • Reviu online dapat membantu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari berbagai produk meja kerja.
  • Reviu online bisa membantu untuk membandingkan harga dari beberapa produk

Kesimpulan:

Memilih meja kerja yang tepat untuk WFH sangat penting untuk menjaga kesehatan, produktivitas, dan kenyamanan. Sebelum menentukan desain pertimbangkan faktor-faktor penting seperti ukuran ruangan, kebutuhan dan preferensi pribadi, dan budget yang tersedia.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *