Seperti drama seguk lainnya, pangeran Lee Sun akhirnya bisa naik tahta setelah ada banyak korban tak berdosa |
Finally, bisa selesai juga nonton Ruler Master of the Mask ni. Pagi ini, sambil nunggu pasukan pada bangun, saya nonton drama seuguk yang usai beberapa minggu kemarin.
Syukurlah si Pangeran yang berhati lembut ini banyak mendapat pertolongan dari berbagai kalangan. Bahkan cucu musuh si Pangeran, pendiri Pyung Soo adalah orang yang paling gigih menolong si Pangeran.
What I think about “Ruler Master of The Mask”
Kdrama yang satu ini menurut saya cukup enak ditonton untuk mengisi weekend atau saat waktu luang. Intrik kekuasaan yang disajikan tidak terlalu rumit dan alurnya disajikan dengan apik oleh si Writer Nim.
However, ada beberapa plot yang menurut saya aneh. Misalnya saat Pangeran Lee Sun berusaha mencari obat penawar bagi mereka yang telah ketagihan minum ramuan buatan grup Pyung Soo.
Disalah satu episode diceritakan jika ketua kasim istana pernah menyelamatkan anaknya dari efek kecanduan obat terlarang tersebut. Lucunya, sang Anak yang kini menjadi dayang istana dan bergabung dengan departemen kesehatan kerajaan untuk mencari penawar obat terlarang itu, juga ikut kebingungan; ramuan jenis apa lagi yang harus dicoba guna menetralisir efek kecanduan obat tersebut.
Hal aneh lainnya adalah ketika Lee Sun yang kini kembali menjadi rakyat jelata, tiba-tiba menyadari jika Hyun Seoks, pengawal pribadinya saat ia menjadi raja palsu, juga merupakan antek Pyun Soo.
Salah satu scene yang breathtaking banget di episode ini adalah saat kematian Dae Mok. Founder Pyun Soo yang sudah kalah ini, tidak mau menyerah dan memilih bunuh diri dengan meminum racun. Ketika lee Sun minta maaf karena kerajaan telah menyengsarakan Dae Mok. Kesengsaraan yang akhirnya memaksa Dae Mok untuk menajdi orang jahat agar tidak ada satupun orang yang bisa menyakiti keluarganya lagi. Saat itulah, akhirnya kakek tua ini menyadari, jika Lee Sun sebetulnya seorang raja yang baik.
Scene ang paling saya suka di episode terakhir Ruler Master of the Mask; seolah sebuah penggambaran, “You will always be alone, when you sit on the throne” 😃 |
Kesadaran ini digambarkan lewat ucapan Dae Mok yang berandai-andai, jika saja Lee Sun datang sedari dulu (maksudnya andai saja dulu yang menjadi raja adalah Lee Sun), mungkin ia tidak perlu menjadi monster Pyun Soo yang terbiasa mengorbankan nyawa banyak orang untuk membesarkan kekuasannya.
Ironinya, naik tahtanya si Lee Sun pun sebetulnya juga memakan banyak korban, si. Mulai dari ayah dan ibunya, Hwa Gun, Lee Sun si anak buruh air, dan masih banyak lagi.
Eh, apa semua kekuasaan harus seperti itu ya; “menginjak yang tak berdosa untuk naik tahta meski tujuan naik tahta-nya tersebut untuk kebaikan”? Entah di jaman dulu atau jaman sekarang sepertinya, seperti itu kan jalannya kekuasaan?
He he he sorry ngelantur. Ya sudahlah, pokoke Ruler Master of Mask ni, enak aja buat ditonton. Tapi kayane tidak masuk dalam drama yang mau saya download, deh 😆. Gimana kalau kamyu, suka nggak apa kdrama satu ini?