• Uncategorized

    Resep Kepepet

    Sahur pagi ini, asli saya panik. bagaimana tidak, masakan yang sudah saya rencanakan untuk dimasak, ternyata bahan utamanya kurang. Walhasil saya kelabakan, padahal sayuran sudah terlanjur di masak dan tidak mungkin diteruskan apa adanya. Beruntung di kulkas masih ada sedikit sayuran sisa. Ya, sudahlah, saya pun ngawur bikin resep “Lebanon”…

  • Uncategorized

    Pornografi dan Sarkastik dalam Tayangan Komedi

    Beberapa hari lalu, salah seorang mentor kepenulisan saya, mengajak untuk membuat script komedi. Beberapa kali saya mengajukan selalu juga salah. Komentar Beliau, cerita saya terlalu flat. Akhirnya Beliau menyarankan untuk sering menonton acara-acara komedi. Penasaran dengan rasa ke-komedian saya, akhirnya saya nonton juga beberapa tayangan komedi di televisi. Dan malam…

  • Investasi

    Menulis, Alternative Investasi (*tanpa modal) Bagi Ibu Rumah Tangga

    Malam ini, saya membaca kembali sebuah buku karya Ellen Rachmawati yang berjudul “Menjadi Nomor Satu”. Dalam salah satu bab-nya, Ellen mengulas tentang mentoknya karier seseorang dalam pekerjaan. Beliau mengatakan bahwa seharusnyalah, seorang professional harus selalu meng-upgrade diri, berinvestasi seumur hidup. Entah itu dengan memperluas networking, ketrampilan atau pun pengetahuan yang…

  • Parenting

    Emaks Meleks Gadget

    Disebuah sekolah…“”Bu guru, aduh, rempoooong deh!!!” kata seorang Ibu ditengah kerumunan para pengantar sekolah (benernya pengen nulis dengan kata “Penunggu”; tapi kesannya jadi ga enak nanti. he he he)“Ada apa, Mom?” tanya si guru dengar sabar.“Anakku dah asik main game di laptop ayahnya. Dia ga mau lagi ngerjain PR-nya. Gimana…

  • Uncategorized

    Bahasa Gaul and Emaks Rempong….

    Pagi ini, seperti biasa saya belanja sayur di rumah sebelah. Ibu-ibu yang sedang berbelanja, dan asik ber ha ha hi hi, tiba-tiba langsung terdiam saat seorang nenek, tetangga sebelah rumah, datang di antara kerumunan.  Si nenek tercinta ini, emang terkenal rada galak di lingkungan kami. Apalagi sekarang, salah satu matanya…

  • Parenting

    Belajar Bahasa kedua? Why Not?

    Beberapa hari terakhir, saya amati, si Kimpuy tercinta kok demen banget ngikutin lagu yang keinggris-inggrisan. Menurut saya mungkin karena bahasa Inggris lebih mudah untuk di ucap. Hanya terdiri dari satu suku kata. Contoh, untuk mengucap “sa-tu”, cukup dibaca “wan”; “ma-lam” cukup “nait” dan sebagianya. Namun apakah ia siap untuk bahasa…